Selamat datang di Rumah Baru MGMP IPA Rayon Ampibabo

Rabu, 27 April 2011

KEANEKARAGAMAN MAKHLUK HIDUP



Keanekaragaman makhluk hidup =  keanekaragaman hayati

Perbedaan tumbuhan dan hewan


Tumbuhan
Hewan
Bergerak
pasif
aktif
Makanan
dibuat sendiri (fotosintesa)
tergantung dari makhluk hidup lain
Pertumbuhan
tumbuh terus sampai mati
terbatas sampai usia tertentu
Iritabilitas
tidak memiliki indera
memiliki indera

Perbedaan jagung dan kacang tanah

Organ
Jagung
Kacang Tanah
biji
monokotil
dikotil
batang
beruas
tidak beruas
akar
serabut
tunggang
daun
tulang daun sejajar
tulang daun menyirip

Semua makhuk hidup yang sama spesiesnya (sejenis) dapat melakukan perkawinan dan menghasilkan keturunan yang fertil (subur/dapat melahirkan).
Contoh :  perkawinan kucing ras dengan kucing kampung

Variasi adalah perbedaan sifat (keanekaragaman) pada makhuk hidup dalam satu spesies.
Contoh :  mawar merah, mawar kuning, mawar pink, mawar putih

KLASIFIKASI MAKHLUK HIDUP

 Klasifikasi sederhana
merupakan pengelompokan berdasarkan persamaan yang sifatnya umum seperti tempat hidup, jenis makanan, dan kegunaan.
Contoh :
1.      Pengelompokan tumbuhan berdasarkan lingkungan tempat hidupnya :
ó  xerofit à  tumbuhan yang hidup di tempat kering
ó  hidrofit à  tumbuhan yang hidup di lingkungan air
ó  hidofit à  tumbuhan yang hidup di lingkungan lembab

2.      Pengelompokan hewan berdasarkan jenis makanannya :
ó  karnivor à  hewan pemakan daging
ó  herbivor à  hewan pemakan tumbuhan
ó  omnivor  à  hewan pemakan daging dan tumbuhan

3.      Pengelompokkan tumbuhan berdasarkan kegunaan :
ó  sandang à  tumbuhan yang berguna untuk bahan pakaian
ó  pangan à  tumbuhan yang berguna untuk dimakan
ó  obat-obatan à  tumbuhan yang berguna untuk obat-obatan

Klasifikasi menurut Carolus Linnaeus (bapak taksonomi)

ó  merupakan klasifikasi berdasarkan persamaa dan perbedaan struktur tubuh (bentuk dan susunan tubuh) makhuk hidup.
ó  kelompok makhluk hidup yang makin banyak persamaannya makin dekat hubungan kekerabatannya
ó  kelompok makhluk hidup yang makin banyak perbedaannya makin jauh hubungan kekerabatannya

Klasifikasi menurut Lennaeus

Tumbuhan

Hewan

Divisio (divisi)
Phylum (Filum)
Classis (kelas)
Classis (kelas)
Ordo (bangsa)
Ordo (bangsa)
Familia (suku)
Familia (suku)
Genus (marga)
Genus (marga)
Species (jenis)
Species (jenis)

 Klasifikasi Sistem 5 Kingdom
à  oleh Robert H Whittaker berdasarkan tingkatan organisme, susunan sel dan pemenuham makanan.
           
1.      Kingdom Monera
ó  tidak memiliki membram inti (prokariota)
ó  bersel satu dengan bagian-bagian inti tersebar dala protoplasma
ó  contoh :  bakteri, ganggang hijau-biru (Cyanophyta)

2.      Kingdom Protista
ó  memiliki membram inti (eukariota)
ó  umumnya bersel satu
ó  contoh  :  protozoa, ganggang

3.      Kingkom Fungi
ó  memiliki membram inti (eukariota)
ó  berdinding sel
ó  tidak berklorofil
ó  dapat menguraikan zat organik untuk makanannya
ó  contoh :  semua jenis jamur

4.      Kingdom Plantae
ó  bersel banyak (multiseluler)
ó  memiki membram sel (eukariota)
ó  berklorofil
ó  contoh  :  lumut (Bryophyta), tumbuhan paku (Pteridophyta), tumbuhan biji (spermatophyta :  monokotil dan dikotil)

5.      Kingdom Animalia
ó  bersel banyak (multiseluler)
ó  memiliki membram inti (eukariota)
ó  tidak berklorofil
ó  heterotrof
ó  mampu berpindak tempat
ó  contoh : 
1.      invertebrata (hewan tidak bertulang belakang)
2.      vertebrata  (hewan bertulang belakang)

Penamaan Ilmiah
1.      Nama Daerah
ó  hanya dimengerti oleh orang di daerah tertentu
ó  tidak dapat digunakan dalam buku/laporan ilmiah
ó  contoh :  anggur à  inggris :  grape ;  jerman :  traube
   pisang  à  sunda  :  cau  ;  jawa  :  gedang  ;  bali  :  bui
2.      Nama Ilmiah
ó  diatur dalam kode internasional tata nama (binomial nomenclature)
ó  terdiri dari dua kata dalam bahasa latin
ó  contoh :
{  Magnifera indica (mangga)
{  Zea mays  (jagung)
{  Pongo pygmaeus (orang utan)
{  Musa paradisiaca (pisang kipas)
{  Felias domesticus (kucing)
{  Coffea arabica  (kopi)
{  Carica papaya  (pepaya)
{  Panthera tigris  (harimau gembong)
{  Oryza sativa (padi)
{  Ficus benjamina (beringin)
{  Columba livia  (merpati)

Kunci determinasi :  sejumlah keterangan mengenai ciri-ciri suatu makhluk hidup yang dipakai untuk menentukan kelompok makhluk hidup tersebut.

 Dari berbagai sumber


Alat Peraga










CARA MEMBUAT LARUTAN UJI MAKANAN

1.    Larutan Benedict
Bahan:
173 gram Natrium sitrat
100 gram Natrium karbonat atau 200 gram Na2CO3 kristal
17,3 gram Kupri Sulfat/terusi/CuSO4
1000 Cm3 air
Caranya:    Larutkan Na Sitrat dan Na Karbonat ke dalam 600 Cm3 air suling. Panaskan hingga larut. Saring larutan tersebut. Larutkan Cupri Sulfat ke dalam 150 Cm3 air suling. Secara perlahan-lahan, tambahkan larutan Cupri Sulfat ked lam larutan Na Sitrat/Na Karbonat, aduk terus. Tambahkan air suling hingga mencapai volume 1 liter. Larutan ini untuk menguji adanya glukosa.

2.    Biuret (terdiri atas dua macam larutan)
Bahan:
Larutan terusi 1%
Larutan NaOH 20%
Caranya:   Larutkan terusi/CuSO4 seberat 1 gram ke dalam air suling 99 gram. Tuang dalam botol terpisah.

Larutkan 20 gram NaOH ke dalam air suling 80 gram. Tuang dalam botol terpisah.

Zat yang akan diuji dicampur dahulu dengan larutan NaOH. Setelah beberapa lama baru ditetesi larutan terusi. Warna ungu menunjukan adanya protein.

3.    Larutan Fehling
Fehling A
34,6 gram kristal CuSO4
500 Cm3 air suling dan beberapa tetes asam sulfat pekat
Caranya:   Larutkan CuSO4 ke dlam air suling. Beberapa tetes asam sulfat pekat ditambahkan jika larutan jernih.

Fehling B
77 gram KOH
175 gram kalium natrium tartrat
500 Cm3 air suling
Caranya:  Larutkan KOH ke dalam air suling. Kemudian tambahkan     Kalium Natrium tartar. Aduk sampai semuanya larut.
Larutan ini digunakan untuk uji gula pereduksi

4.    Larutan Lugol
3 gram Kristal Iodium
6 gram Kalium Iodida
100 Cm3 air suling
Caranya:   Membuat larutan induk. Larutkan 6 gram KI dalam 100 Cm3 air suling. Kemudian tambahkan 3 gram kristal Iodium. Aduk sampai larut.
Dalam penggunaannya, larutan induk diencerkan dengan air suling dengan perbandingan 1 : 10. Larutan ini untuk menguji amilum.

Selasa, 26 April 2011

STRUKTUR PENGURUS MGMP IPA SMP RAYON AMPIBABO

 



No
Jabatan
Nama
 1
Ketua
Drs. Sukadi
 2
Wakil Ketua
I Wayan Sumerta, S.Pd
 3
Sekretaris
Muh. Jamil, S.Pd
 4
Bendahara
Mispa, S.Pd
 5
Bidang  Bina Program
1. I Gusti Ngurah Nyoman Nuarta, S.Pd
 6

2. Ruslan, S.Pd
 7
Bidang Pengembangan
1. Zainudin, S.Pd
 8

2. Masrifan, S.Pd
 9
Bid. Pelaporan/Publikasi
1. I Ketut Ripin, S.Pd
 10

2. Nurjanah, S.Pd